Selasa, 15 April 2014

Perubahan Teknologi yang fenomenal sejak 1990

Pada tahun 1992 World Wide Web dirilis ke  dengan 1996, Internet berada di kesadaran mainstream dan banyak bisnis website yang tercantum dalam iklan mereka. Pada tahun1999, hampir setiap negara memiliki sambungan, dan lebih dari setengah Amerika menggunakan Internet secara teratur. Pada tahun 1989, 15% rumah tangga di Amerika Serikat komputer yang dimiliki, pada tahun 2000, ini adalah sampai dengan 51%.
Sejarah Web bermula di European Laboratory for Particle Physics (lebih dikenal dengan nama CERN), di kota Geneva dekat perbatasan Perancis dan SwissCERN merupakan suatu organisasi yang didirikan oleh 18 negara di Eropa. Dibulan Maret 1989Tim Berners Lee dan peneliti lainnya dari CERN mengusulkan suatu protokol sistem distribusi informasi di Internet yang memungkinkan para anggotanya yang tersebar di seluruh dunia saling membagi informasi dan bahkan untuk menampilkan informasi tersebut dalam bentuk grafik. Web Browser pertama dibuat dengan berbasiskan pada teks. Untuk menyatakan suatu link, dibuat sebarisan nomor yang mirip dengan suatu menu. Pemakai mengetikkan suatu nomor untuk melakukan navigasi di dalam Web. Kebanyakan software tersebut dibuat untuk komputer-komputer yang menggunakan Sistem Operasi UNIX, dan belum banyak yang bisa dilakukan oleh pemakai komputer saat itu yang telah menggunakan Windows. Tetapi semua ini berubah setelah munculnya browser Mosaic dari NCSA(National Center for Supercomputing Applications). Pada 1990, Berners-Lee, yang kali ini berusia 35 tahun, berpikir ulang dan menghidupkan kembali proyeknya. Kali ini ia bekerja dengan sebuah mesin yang sangat canggih, komputer NeXT buatan Steve Jobs (pendiri Apple). Kebetulan, komputer tersebut memiliki paduan perangkat keras dan perangkat lunak yang tepat untuk menampilkan informasi secara visual. Selama beberapa bulan, Berners-Lee menulis ulang program komputernya dan berhasil menciptakan browser, sejenis perangkat penjelajah internet. Ia juga membuat beberapa halaman web yang bisa diakses. Ini adalah versi pertama dari World Wide Web, nama yang dicetuskan sendiri oleh Berners-Lee dan biasa disingkat WWW.

5 tahun ke depan, smartphone dilengkapi kemampuan panca indera?

Setiap tahunnya sejak tahun 2006, IBM telah merilis lima prediksi teknologi yang akan ada selama 5 tahun ke depan melalui daftar “5 in 5”. Tahun 2012 ini prediksi IBM terfokus pada menciptakan ulang indera kita pada komputer.
Semua prediksi IBM menunjukkan kemungkinan-kemungkinan yang menarik akan masa depan smartphone. Untuk penciuman, IBM memprediksi “hidung” digital yang dapat mendeteksi kondisi medis melalu pernafasan. Untuk penglihatan, peningkatan visi digital melalui aplikasi medis untuk memindai foto-foto yang diunggah untuk tujuan periklanan atau diagnosa. 
Untuk perasa, teknologi dapat membantu chef untuk membuat makanan enak bahkan bagi mereka yang diet makanan dan untuk pendengaran, IBM memprediksi teknologi yang dapat membantu menganalisis perbedaan suara yang sering tidak dapat terdeteksi kuping manusia seperti suara tangisan bayi, angin kencang dan lainnya.
Pada 2006, IBM meramalkan akses healthcare darimanapun di dunia ini, telepon selular yang dapat membaca pikiran, terjemahan pidato secara real time, internet 3 D, dan teknologi nano untuk lingkungan. Sedangkan pada 2007 IBM meramalkan teknologi ramah lingkungan, teknologi untuk mendeteksi apakah makanan pada kotak belanjaan sesuai dengan yang tertulis di covernya, ponsel sekaligus dompet; bank; teman berbelanja dan cara baru berkendara dan doktor menggunakan indera super untuk mendiagnosa pasien.
Beberapa ramalan IBM telah menjadi kenyataan seperti akses healthcare darimanapun di dunia ini, teknologi ramah lingkungan, kemajuan dalam mengemudi seperti mobil Google berbasis komputer Mobil, teknologi untuk mendeteksi apakah makanan pada kotak belanjaan sesuai dengan yang tertulis di covernya, ponsel sekaligus dompet; bank; teman berbelanja
Tetapi juga ada beberapa yang meleset seperti telepon selular yang dapat membaca pikiran, terjemahan pidato secara real time, internet 3D, dan teknologi nano untuk tujuan lingkungan. 
Tentunya sangat menyenangkan untuk membayangkan apa jadinya dunia jika ramalan teknologi-teknologi itu menjadi nyata, kita tunggu saja kelanjutannya.

Causal Loop

Ini adalah contoh causal loop yang saya buat. dalam contoh tersebut terdapat dampak yang akan di akibatkan dari sebuah nilai IPK kuliah.

Minggu, 09 Maret 2014

Pandangan Saya Terhadap Sebuah Teknologi informasi

Bagi saya sebuah Teknologi informasi ibarat sebuah tulang rusuk yang tidak bisa di pisahkan dari tubuh. Atau sebuah Atap yang menutupi bagian atas rumah, hehehe.. Yang artinya  Saya tidak bisa terpisah dari sebuah Teknologi Informasi semenit pun, karna teknologi informasi sudah menjadi bagian dari keseharian Saya. contoh nya saya bekerja harus menggunakan laptop, kuliah pun untuk mengerjakan tugas dosen harus menggunakan laptop atau PC menghubungi teman atau pacar juga memerlukan sebuah handphone dan lain lain.
Jadi, di era seperti ini tanpa sebuah Teknologi informasi seperti hidup di hutan belantara tanpa apapun dan akan tertinggal dari segala informasi yang telah beredar.

Tehnologi informasi dan internet sendiri adalah sebuah bentuk dari gagasan atau ide, bahkan beberapa praktisi di bidang teknologi informasi dan internet memasukkan “informasi” sebagai faktor produksi penting dari sebauh perkembangan global, sehingga lambat laun akan mempengaruhi struktur sosial masyarakat, nilai budaya/kultur, kepercayaan, perilaku sosial, lingkungan sekitar, dan sebagainya. Keleluasaan dalam menggali dan mengelola informasi merupakan faktor pendukung yang tanpa disadari telah membuka peluang yang ada, artinya kita tidak perlu lagi bersusah payah mencari sebuah informasi hingga harus mengeluarkan biaya yang tidak sedikit dan mengurus tenaga yang banyak. Melalui teknologi komunikasi dan informasi, jarak dan kondisi bukan lagi halangan bagi kita untuk melihat ragam peristiwa yang terjadi di belahan dunia. Menurut McLuhan, (dalam Infante et,al,1990:371), mengatakan bahwa dunia saat ini diumpamakan sebagai “Global Village” (perkampungan global), dimana saat ini kita dapat mengetahui orang dan peristiwa yang terjadi di negara lain hamper sama seperti layaknya seorang warga desa dengan warga desa yang lainnya yang menjadi tetangganya. Perkembangan teknologi informasi dan internet sudah menjadi prioritas tersendiri, termasuk salah satunya bidang sosial dimana kebutuhan informasi yang akurat menjadi faktor terpenting yang harus dipertimbangkan. Sehingga diharapkan informasi yng terkumpul akan menjadi sebuah narasumber yang dapat dipertanggungjawabkan keabsahannya. Oleh karena itu, untuk mengetahui sejauh mana dampak perkembangan tersebut berpengaruh kepada komunikasi sosial, ada baiknya dipahami terlebih dahulu bahwa sebuah komunikasi sosial didalamnya terkandung makna sebagai suatu proses penyampaian pesan atau informasi yang melibatkan si-pengirim, mediator dan si-penerima yang memungkinkan untuk memberikan umpan balik dari si pengirim k eke penerima, begitu sebaliknya sehingga interaksi dapat berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang diharapkan. 

Kembali pada masalah IT, saat ini IT telah merambah begitu pesatnya di seantero dunia, bahkan tiap hari bisa hadir dihadapan kita, dan bagi sebagian orang sudah menjadi suatu kebutuhan pokok, dan makanan pokok sehari-hari. Semakin pesatnya perkembangan IT tersebut, maka mau tidak mau harus diimbangi pula oleh kemampuan dari para Pekerja Sosial, yang notabene adalah para “mediator” tersebut. Menyadur pendapat Bapak Holil Sulaiman, MSW, yang mantan Direktur STKS Bandung, sekitar tahun 1988, beliau dulu saat berda di depan kami para mahasiswa selalu mengatakan : “Hendaknya anda bisa menjadi lulusan atau Sarjana yang berpredikat Plus-Plus”, …. Sarjana yang lulus dengan Predikat baik, ditambah bisa berbahasa Inggris aktif, ditambah bisa stiren mobil, ditambah canggih mengelola computer. Dan yang terakhir : yakni canggih dalam mengelola computer untuk era saat ini dapat diartikan harus pandai-pandai dalam mengelola IT.

Teknologi Informasi di Mata seorang Pendidik

Penting untuk saat ini menguasai dan mengikuti perkembangan teknologi. Perubahan begitu cepat yang dimotori oleh otak-otak manusia luar negeri. Walau menurut cerita dalam sandiwara, nenek moyang bangsa Indonesia yang terkenal dengan nama ‘ Mak Lampir’ telah menguasai dengan Kaca Benggala-nya. Dengan kekuatan magic mampu berkomunikasi dengan orang lain atau melihat posisi ‘GPS’ musuh-musuhnya. Apakah hal ini hanya sandiwara atau hanya magic, tetapi hal tersebut perlu diteliti lebih lanjut. Siapa tahu merupakan cikal bakal handphone 3G yang berkembang pada masa sekarang ini.


Dalam kaitannya dengan dunia pendidikan terutama pada lingkup sekolah menengah atas, berbagai lini yang ada membutuhkan komponen komponen IT untuk menunjang kinerja pegawai di sekolah. Komputer dan program aplikasi microsoft word dan excel yang banyak dipakai untuk menyelesaikan pekerjaan. Mereka sudah mengalami ketergantungan terhadap kedua perangkat ini. Sebagai bukti jika sekolah mengalami listrik padam, hampir dipastikan semua pekerjaan menjadi tertunda. Walaupun mesin ketik manual masih ada, frekuensi penggunaanya sudah sangat minim. Sedangkan dari sisi guru, dijaman tahun 2008 masih jarang guru yang menjinjing laptop untuk mengajar. Namun selang beberapa tahun belakangan ini, hampir semua guru sudah memiliki alat ini, dan bukan lagi menjadi barang istimewa. Dan jujur saja, mereka sebenarnya masih mengalami kebingungan untuk menggunakannya. Tapi sudah lumayan, karena saya sering mengatakan kepada mereka “ sing penting nduwe ndhisik, tur wani buka, eror ra popo, gampang install ulang “. Dari situ mereka semangat untuk belajar, terutama kalangan golongan IVa, yang hampir pensiun, menjadi tergugah untuk bisa.
Bagaimana dari sisi siswa, tentunya lebih penting untuk dibahas, karena mereka sebagai calon pengganti dimasa yang akan datang. Masuknya kurikulum pelajaran computer sebagai wujud tanggungjawab sekolah kepada siswa untuk menguasai komponen-komponen teknologi informasi. Silabus yang dikembangkan juga relevan dengan kebutuhan yang akan datang seperti pengetikan, edit gambar, internet, presentasi dan lain-lain. Hal ini menggambarkan bahwa penguasaan IT siswa sudah dipersiapkan sedini mungkin agar tidak mengalami ketertinggalan.
Mengingat banyak sekali yang membutuhkan pelayanan yang berhubungan dengan IT di sekolah, maka perlu dibangun sistim yang handal agar pemanfaatannya lebih bisa optimal. Keputusan Kepala Sekolah yang bisa mendukung sistim ini, menjadi pintu utamanya dalam hal pengadaan perangkat IT seperti hardware, software dan brainware , pembangunan server internet dengan bandwidth yang mencukupi kebutuhan pembelajaran, pembangunan sistim informasi sekolah: elearning, perpustakaan online, web sekolah . Semua hal tersebut diatas harus sudah masuk dalam RAPBS sekolah melalui keputusan kepala sekolah bersama komite sekolah. Jika sistim ini terwujud, dapat dipastikan pemanfaatan IT di sekolah oleh pegawai, guru dan siswa akan lebih optimal.
Sedangkan untuk peningkatan Sumber Daya Manusia pendidik dan tenaga kependidikannya, sekolah perlu mengadakan pelatihan baik secara mandiri maupun kerjasama dengan pihak luar sekolah. Untuk pendidik materi pelatihannya masih ruang lingkup word, excel dan powerpoint serta lebih lanjut internet. Karena materi ini berkaitan dengan pekerjaan guru seperti membuat perangkat mengajar, menganalisis ulangan harian, pembelajaran dengan presentasi menggunakan powerpoint, mencari sumber-sumber belajar yang update dari internet, membuat blog guru dan lain-lain. Namun kendala juga sering ditemukan bagi golongan senior yang sulit untuk diubah budaya yang ‘ogah-ogahan’ dan cenderung statis terhadap pemanfaatan teknologi informasi. Walaupun sedikit demi sedikit budaya ini terkikis karena sekolah terus pelan-pelan mendesak segala pekerjaan diarahkan ke pemanfaatan teknologi informasi. Untuk tenaga kependidikan lebih cenderung pelatihannya dengan pihak luar sekolah seperti dinas pendidikan dan pemda. Ruang lingkupnya adalah manajamen sekolah seperti pelatihan program input data NUPTK, Sistim Informasi Daerah, Manajemen Barang dan belum lama ini yang terbaru adalah sistim pengadaan barang secara online melalui website LKPP.
Dari paparan diatas, dapat dikatakan bahwa tidak ada yang lepas dalam kehidupan sehari-hari dari seorang pendidik dan lingkungan sekitarnya untuk memanfaatkan perangkat teknologi informasi. Teknologi Informasi sudah dapat dikatakan bagian dari tubuh manusia itu sendiri dan jika tiadanya akan terasa asing dan terkucilkan. Terutama penguasaan internet, menjadi sangat penting untuk menunjukkan eksistensinya dalam dunia maya. Seorang pendidik juga dapat mengupdate pengetahuan sesuai dengan latar belakang pendidikannya, mencari informasi dalam waktu tak kurang dari 1 detik, menjalin kerjasama dengan pihak luar sekolah. Ruang dan waktu tidak lagi menjadi kendala interaksi antar manusia, yang berefek pada penghematan dana dan waktu. Namun efek negative juga membayangi dan hampir tidak bisa dicegah. Budaya barat, pornografi, informasi yang bebas tanpa tersaring, bisnis haram, perjudian, penipuan, virus computer dan lain-lain. Pengguna internet perlu berhati-hati, tidak sekedar bisa membuka atau menutup internet tapi perlu kejelian segala bentuk informasi yang diperoleh melalui media ini.
Semakin banyak manfaat dan ketergantungan teknologi informasi di sisi manusia akan dibarengi oleh semakin banyaknya orang yang tidak bertanggung jawab menyalahgunakan teknologi ini untuk kepentingan pribadi. Oleh karena itu, hati-hati dan tidak mudah percaya perlu menjadi pegangan utama sebelum membuat suatu keputusan. Pengalaman,sharing , diskusi , berita sebagai tambahan pengetahuan agar tidak menjadi korban negative kemajuan teknologi informasi tersebut.

Pandangan masyarakat tentang Teknologi Informasi dimata manusia sebagai Orang Tua

Kemajuan teknologi informasi seperti halnya tayangan Televisi (TV) bisa berdampak Positif atau Negatif. Hal ini sangat tergantung pada pemirsa atau pengguna.


Saya juga agak prihatin melihat tayangan TV belakangan ini, yang banyak menayangkan program acara terutama sinetron dan infotaiment yang cenderung mengarah pada tayangan berbau kemewahan, hedonisme, pertengkaran keluarga, pornografi dan mistik. Tayangan-tayangan tersebut seakan berlomba mengejar rating tanpa mempertimbangkan dampak bagi pemirsanya terutama bagi anak-anak.

Namun saya juga memberikan apresiasi terhadap TV yang banyak menampilkan tayangan ilmu pengetahuan, teknologi dan berita sehingga kita mengetahui perkembangan ilmu pengatahuan dan informasi terkini.Karenanya kita sebagai orang tua bisa memilah-milah tayangan yang bermanfaat. Kalau anak-anak lagi nonton sebaiknya didampingi dan berikan penjelasan apa isi dari tayangan itu.

Sepengatahuanku, dalam dunia pers itu ada kode etik jurnalistik yang mestinya menjadi pedoman bagi pekerja media. Selain itu, pemerintah juga telah membentuk Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) sebagai lembaga pengontrol program tayangan televisi. Ini perlu dimaksimalkan perannya. Kita berharap KPI bisa lebih aktif mencermati tayangan televisi.